Kamis, 19 Mei 2016

SOFTWARE REWARD AND PUNISHMENT MADRASAH ALIYAH NEGERI

SOFTWARE REWARD AND PUNISHMENT MADRASAH ALIYAH NEGERI + SMS KE ORANG TUA WALI MURID OTOMATIS

SOFTWARE REWARD AND PUNISHMENT MADRASAH ALIYAH NEGERI + SMS KE ORANG TUA WALI MURID OTOMATIS

SOFTWARE REWARD AND PUNISHMENT MADRASAH ALIYAH NEGERI
Software Reward And Punishment MADRASAH ALIYAH NEGERI terdefinisi perangkat lunak yang berguna untuk kebutuhan di bagian administrasi reward and punishment siswa yang terdiri dari fasilitas menu untuk mendata pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh siswa dengan berbagai fasilitas menu lain yang menyertainya dan telah support sms gatewai untuk sms bisa jalan sendiri ke orang tua, wali kelas, dan siswa juka terjadi pelanggaran.
Berikut ini kami definisikan menu yang tersedia:

TATA TERTIB 
Digunakan untuk mendata pelanggaran siswa. Kronologinya: Data siswa yang melanggar reward and punishment diketikkan nomor induknya maka bisa jalan sendiri akan muncul data detail siswa tersebut dan saldo poin siswa juga akan muncul. Lalu dimasukkan kode pelanggarannya, maka penjelasan pelanggaran, jumlah pelanggaran dalam satu kategori, jumlah pelanggaran keseluruhan dan saldo poin baru siswa akan nampak. Lalu disimpan, maka data pelanggaran siswa tersebut akan tercatat dalam basis data yang bisa dicetak dalam bentuk laporan maupun dalam bentuk lembaran nota. Data bisa dieksport ke Ms Excel. Jika di komputer/laptop tersebut dipasang modem untuk sms gatewai, maka akan otomasi sms data pelanggaran ke siswa, wali kelas dan orang tua.

Contoh SMS:

+6285646585000
SMKN1KotaAnda
11-01-2016 11:11:01

01189/00081.064
Aditya Annan

P1.1
Datang terlambat dari

P1.1X
Diberi peringatan oleh
Poin:5
Saldo Poin:5

Jika nomor HP siswa, wali kelas, orang tua terdata di database, maka sms tersebut dikirim 3 kali ke masing-masing pihak tersebut.
CEK SALDO POIN
Siswa, orang tua, wali kelas atau siapapun bisa dengan mudah cek saldo poin siswa cukup dengan sms ke nomor hp server reward and punishment. Formatnya adalah:

CEKPOIN#noinduk
atau
POIN#noinduk
Misal, seseorang menginginkan mengetahui saldo poin dengan nomor induk: 01202/00094.064
Maka sms-nya kami definisikan sebagai berikut: cekpoin#01202/00094.064 atau poin#01202/00094.064
Contoh balasan sms-nya kami definisikan sebagai berikut:

+6285646585000
SMKN 1KotaAnda
11-01-2016 11:38:18

NIS: 01202/00094.064
Nama: AUDY CHOIRUZ ZAMANI
Saldo Poin: 5

Link download: http://indoaplikasi.com/software/software-tata-tertib-sekolah-(tatib-1a).zip
Link informasi produk: http://indoaplikasi.com/software-tata-tertib-sekolah-(tatib-1a).php




VIDEO SOFTWARE REWARD AND PUNISHMENT MADRASAH ALIYAH NEGERI























































Free Download gratis software reward and punishment madrasah aliyah negeri program aplikasi database versi trial percobaan belum full version bukan bajakan crack patch keygen hack sniffing bobol jebol kode aktivasi serial number.
Artinya begini:
software reward and punishment madrasah aliyah negeri yang kami sediakan bisa didownload versi trialnya secara gratis tanpa kami kenakan biaya.
Versi trial software reward and punishment madrasah aliyah negeri hanya untuk percobaan apakah menu yang ada sesuai apa tidak dengan kebutuhan.
Jika dirasa cocok maka untuk menggunakan software reward and punishment madrasah aliyah negeri harus membeli lisensi sesuai harga yang ditetapkan.
Tidak diperkenankan menggunakan versi bajakan software reward and punishment madrasah aliyah negeri baik itu bobol kode aktivasi software reward and punishment madrasah aliyah negeri, jebol kode aktivasi software reward and punishment madrasah aliyah negeri, crack software reward and punishment madrasah aliyah negeri atau cracking software reward and punishment madrasah aliyah negeri, hack software reward and punishment madrasah aliyah negeri atau hacking software reward and punishment madrasah aliyah negeri, sniffing software reward and punishment madrasah aliyah negeri, unpack, ollydebug reverse enginering, keygen software reward and punishment madrasah aliyah negeri.
Jadi untuk mencoba software reward and punishment madrasah aliyah negeri bisa download gratis, untuk menggunakan harus membeli lisensi.



















REWARD AND PUNISHMENT DAN KEDISIPLINAN DALAM PENGEMBANGAN BUDAYA DAN IKLIM MADRASAH ALIYAH NEGERI
Reward And Punishment dan kedisiplinan sangat penting artinya dalam mewujudkan budaya dan iklim madrasah aliyah negeri yang kondusif melalui penciptaan kedisiplinan belajar. Penelitian Moedjiarto (1990) mengungkapkan bahwa karakteristik reward and punishment dan kebijakan disiplin madrasah aliyah negeri memiliki hubungan yang signifikan dengan prestasi akademik siswa. Pada dasarnya reward and punishment dan disiplin merupakan harapan yang dinyatakan secara eksplisit yang mengandung peraturan tertulis mengenai perilaku siswa yang bisa diterima, prosedur disiplin, dan sanksisanksinya (ESCN, 1987 seperti dikutip oleh Moedjiarto, 1990). Witte dan Walsh (1990) mengemukakan dua dimensi penting kedisiplinan yang dilaksanakan dalam madrasah aliyah negeri efektif, yaitu: (1) persetujuan kepala madrasah aliyah negeri dan guru terhadap kebijakan disiplin madrasah aliyah negeri, dan (2) dukungan yang diberkan kepada guru bilamana mereka melaksanakan peraturan disiplin madrasah aliyah negeri.

Disiplin sebenarnya bukan hanya sekedar aturan yang harus ditaati untuk merubah perilaku siswa di madrasah aliyah negeri dan bukan sekedar sarana yang dipergunakan untuk mencapai tujuan, tetapi lebih dari itu untuk membentuk mental disiplin kepada siswa. Hal ini bisa dilakukan dengan strategi menciptakan kondisi madrasah aliyah negeri yang bisa membuat semua personil madrasah aliyah negeri untuk taat dan patuh secara sadar untuk mengikuti reward and punishment yang ada dimadrasah aliyah negeri tersebut. Misalnya reward and punishment untuk masuk madrasah aliyah negeri jam 07.0007.15. San bila melewati jam tersebut pintu gerbang madrasah aliyah negeri ditutup rapat, siapapun tidak diperbolehkan untuk masuk ke lingkungan madrasah aliyah negeri andai terlambat, kecuali tamu yang akan berkunjung kemadrasah aliyah negeri atau ada hal lain yang mendesak sehingga pintu gerbang madrasah aliyah negeri bisa dibuka. Aturan itu harus konsisten dilaksanakan dan diberlakukan kepada semua personil madrasah aliyah negeri termasuk guru, staf dan kepala madrasah aliyah negeri. Indikatorindikator yang perlu diperhatikan dalam menegakkan reward and punishment dan kedisiplinan meliputi tiga kegiatan pokok, itu adalah penyusunan reward and punishment, sosialisasi reward and punishment, dan penegakan reward and punishment.
A. Penyusunan Reward And Punishment
Beberapa pedoman umum dalam menyusun reward and punishment madrasah aliyah negeri dikemukakan sebagai berikut.
Penyusunan reward and punishment melibatkan atau mengakomodasi aspirasi siswa dan aspirasi orangtua siswa yang dianggap sesuai dengan visi dan misi madrasah aliyah negeri.
Semua aturan disiplin dan tatatertib yang berkaitan dengan apa yang dikehendaki, dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan beserta sanksi atas pelanggarannya, merupakan hasil kompromi semua pihak (siswa, orangtua, guru, guru pembimbing, dan kepala madrasah aliyah negeri).
Penyusunan reward and punishment harus didasarkan pada komitmen yang kuat antara semua unsur dan komponen madrasah aliyah negeri dan konsisten dengan peraturan dan reward and punishment yang berlaku.
Reward And Punishment madrasah aliyah negeri hendaknya tetap memberi ruang untuk pengembangan kreativitas warga madrasah aliyah negeri dalam mengespresikan diri dan mengembangkan potensi dan kompetensi yang dimilikinya. Jika perlu diciptakan satu hari tertentu di mana pada hari itu siswa diberikan kesempatan untuk berkreasi atau memberi saran kepada guru, pegawai dan kepala madrasah aliyah negeri dalam rangka pengembangan madrasah aliyah negeri.
Reward And Punishment madrasah aliyah negeri jangan hanya diciptakan berupa konsep yang harus dipatuhi oleh warga madrasah aliyah negeri dengan sanksi yang sangat jelas yang bisa membuat aturan menjadi kaku, tetapi bagaimana mengkondisikan madrasah aliyah negeri yang bisa membuat orang untuk tidak melakukan pelanggaran.
Reward And Punishment yang ada jangan sampai hanya dilakukan untuk menertibkan warga madrasah aliyah negeri dari segi fisik saja, tetapi juga untuk membentuk mental disiplin agar disiplin yang terjadi bukan kedisiplinan semu yang dilakukan karena takut menerima sanksi, tetapi lebih kepada kesadaran bahwa reward and punishment itu memiliki nilai kebenaran sehingga perlu untuk ditaati.
Aturan disiplin dan reward and punishment beserta sanksisanksinya terutama diarahkan untuk membangun budaya perilaku positif dan sikap disiplin di kalangan siswa (selfdicipline) dan warga madrasah aliyah negeri lainnya. Di SD, sasaran seperti ini bisa diintegrasikan dalam mata pelajaran pembiasaan pada kelaskelas awal.
Aturan disiplin dan reward and punishment beserta sanksisanksinya hendaknya tetap memberi ruang bagi berkembangnya kreativitas dan sikap kritis warga madrasah aliyah negeri. Untuk siswa misalnya, perlu ada kesepakatan mengenai batas wajar tentang perilaku yang bisa dikategorikan nakal atau melanggar reward and punishment.
Format penyusunan aturan disiplin dan reward and punishment bisa diciptakan dalam berbagai bentuk. Contoh model yang bisa dipergunakan untuk siswa terdefinisi model penambahan skor dan pengurangan skor:
§ Model penambahan skor. Dalam model ini, ditetapkan skor denda maksimum, misalnya 100 poin, sebagai batas toleransi. Siswa yang mencapai skor 100 akan terancam dikeluarkan dari madrasah aliyah negeri.
§ Model pengurangan skor. Dalam model ini setiap siswa diberi skor modal awal, misalnya 100 poin. Setiap pelanggaran akan berakibat pengurangan skor, dan siswa yang mencapai skor nihil akan terancam dikeluarkan dari madrasah aliyah negeri.
Dalam model seperti yang disebutkan di atas, yang perlu diperhatikan itu adalah konsekuensi yang muncul dari setiap penambahan dan/atau pengurangan skor. Jangan sampai, mental disiplin yang menginginkan ditanamkan menjadi hilang karena terlalu fokus pada skor yang ada.
Aturan disiplin dan reward and punishment beserta sanksisanksinya diciptakan dalam bentuk tertulis dan disahkan oleh kepala madrasah aliyah negeri, agar semua pihak mengetahui dan memahami setiap butir aturan disiplin tersebut.
Selain peraturan tentang pemberian sanksi, madrasah aliyah negeri juga bisa membuat peraturan tentang pemberian penghargaan kepada warga madrasah aliyah negeri untuk memotivasi mereka mentaati disiplin dan reward and punishment madrasah aliyah negeri.
B. Sosialisasi Reward And Punishment
Pelaksanaan reward and punishment madrasah aliyah negeri sangat tergantung pada pemahaman pihakpihak terkait terhadap reward and punishment yang disusun. Karena itu sosialisasi reward and punishment perlu dilakukan untuk memastikan bahwa semua pihak memahami dengan baik isi reward and punishment tersebut. Beberapa hal yang perlu dilakukan dalam melaksanakan sosialisasi reward and punishment dikemukakan berikut ini.
Aturan disiplin dan reward and punishment yang telah disusun, disepakati dan disahkan kepala madrasah aliyah negeri hendaknya disosialisasikan secara berkelanjutan kepada seluruh warga madrasah aliyah negeri, dalam hal ini siswa, guru, orangtua siswa, pegawai, dan pengurus komite madrasah aliyah negeri. Madrasah Aliyah Negeri perlu memastikan bahwa mereka memiliki pemahaman yang sama tentang butirbutir reward and punishment yang telah disepakati dan disahkan tersebut. Sosialisasi untuk orang tua siswa dan pengurus komite madrasah aliyah negeri bisa dilakukan dengan strategi mengirimkan reward and punishment yang telah diciptakan dalam bentuk tertulis kepada mereka.
Butirbutir reward and punishment madrasah aliyah negeri bisa diciptakan dalam bentuk poster afirmasi yang dipajang di majalah dinding madrasah aliyah negeri dan/atau lokasilokasi strategis di lingkungan madrasah aliyah negeri agar bisa senantiasa dilihat, dibaca dan dipahami oleh seluruh warga madrasah aliyah negeri.
C. Penegakan Reward And Punishment
Kegiatan terpenting dalam menguji efektivitas reward and punishment itu adalah pada pelaksanaannya. Di sini terkait dengan sejauh mana upaya pihak madrasah aliyah negeri dalam menegakkan reward and punishment yang telah disusun. Sebab betapapun baiknya reward and punishment tapi andai tidak ditegakkan secara konsekuen maka tidak akan banyak artinya dalam pengembangan budaya dan iklim madrasah aliyah negeri. Beberapa pertimbangan dalam penegakan reward and punishment dikemukakan berikut ini.
Disiplin dan reward and punishment madrasah aliyah negeri berlaku untuk semua unsur yang ada dimadrasah aliyah negeri tidak terkecuali kepala madrasah aliyah negeri ataupun guru dan staf harus patuh dan taat pada peraturan madrasah aliyah negeri yang berlaku dan menjadi komitmen yang kuat dan mengikat.
Sikap, perilaku, dan tindakan kepala madrasah aliyah negeri, guru, dan warga madrasah aliyah negeri lainnya, hendaknya menjadi model dan teladan bagi penegakan perilaku tertib dan disiplin di madrasah aliyah negeri.
Memberikan penghargaan sebagai teladan kepada guru, siswa dan staf yang tidak pernah melakukan pelanggaran selama kurun waktu tertentu dan diumumkan secara aklamasi pada saat pelaksanaan upacara.
Penegakan disiplin dilakukan secara bertahap kepada semua unsur yang ada dimadrasah aliyah negeri mulai dari peringatan, teguran, percobaan, penundaan, demosi dan PHK atau dikeluarkan sampai masalah itu terpecahkan atau dihilangkan.
Terhadap pelanggaranpelanggaran, dengan cepat dilakukan tindakan kedisiplinan.
Penegakan reward and punishment terutama difokuskan pada upaya membantu siswa dan semua warga madrasah aliyah negeri untuk menyesuaikan diri dengan setiap butir dalam aturan tatatertib tersebut.
Penjatuhan hukuman (eksekusi) atas pelanggaran tatatertib hendaknya disertai dengan penjelasan mengenai alasan dan maksud positif dari pengambilan tindakan tersebut. Siswa yang menerima sanksi harus dibantu memahami dan menerima bentuk sanksi tersebut sebagai bentuk intervensi bagi kebaikan yang bersangkutan.
Sanksi penegakan tatatertib madrasah aliyah negeri dilakukan kepala madrasah aliyah negeri atau wakil kepala madrasah aliyah negeri urusan kesiswaan. Demi efektitas layanan BK di madrasah aliyah negeri guru pembimbing diharapkan tidak ditugaskan untuk pemberian sanksi terhadap siswa.
Penegakan tatatertib merupakan bagian dan terintegrasi dengan upaya membangun budaya perilaku etik dan sikap disiplin, baik di lingkungan internal madrasah aliyah negeri maupun di lingkungan luar madrasah aliyah negeri.
Ada konsistensi/kesepakatan di antara para guru dan kepala madrasah aliyah negeri mengenai prosedurprosedur dan bentuk hukuman bagi siswa pelannggar disiplin dan reward and punishment,
Eksekusi terhadap pelanggar tatatertib berat, khususnya yang berkonsekuensi skorsing atau pemecatan, ditetapkan melalui pertemuan konferensi kasus (caseconference) yang diikuti oleh kepala sekolah, guru, konselor madrasah aliyah negeri, pengurus OSIS, dan wakil komite madrasah aliyah negeri.
Eksekusi terhadap pelanggar tatatertib berat yang berkonsekuensi skorsing atau pemecatan dilakukan oleh kepala madrasah aliyah negeri setelah semua upaya persuasi untuk perbaikan perilaku telah dilakukan secara maksimal.
Penghargaan bisa diberikan kepada warga madrasah aliyah negeri dalam rangka penegakan reward and punishment madrasah aliyah negeri seperti pemberian reward kepada mereka yang tidak pernah melakukan pelanggaran selama tiga bulan, satu semester sampai satu tahun.
Orangtua siswa perlu diberikan pemhamanan tentang kebijakana madrasah aliyah negeri tentang kedisiplinan agar orang tua merasa dihargai dan dilibatkan sehingga bisa memberikan dukungan terhadap dukungan pelaksanaan reward and punishment madrasah aliyah negeri.

SOFTWARE REWARD AND PUNISHMENT MADRASAH ALIYAH NEGERI

Share:

Post a Comment

Facebook
Blogger

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Us

About Us

Advertisment

Like Us

© Aplikasi Tata Tertib Termurah All rights reserved | Theme Designed by Seo Blogger Templates Published.. Blogger Templates