Senin, 16 Mei 2016

SOFTWARE TATA TERTIB SMP

SOFTWARE TATA TERTIB SMP + SMS KE ORANG TUA WALI MURID OTOMATIS

SOFTWARE TATA TERTIB SMP + SMS KE ORANG TUA WALI MURID OTOMATIS

SOFTWARE TATA TERTIB SMP
Software Tata Tertib SMP kami definisikan perangkat lunak yang berfungsi diperuntukkan kebutuhan di bagian administrasi tata tertib siswa yang tersedia dari menu diperuntukkan mendata pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh siswa dengan berbagai menu lain yang menyertainya dan telah support sms gatewai diperuntukkan sms auto ke orang tua, wali kelas, dan siswa juka terjadi pelanggaran.
Berikut ini kami definisikan menu yang tersedia:

TATA TERTIB 
Digunakan diperuntukkan mendata pelanggaran siswa. Kronologinya: Data siswa yang melanggar tata tertib diketikkan nomor induknya maka auto akan muncul data detail siswa tersebut dan saldo poin siswa juga akan muncul. Lalu dimasukkan kode pelanggarannya, maka penjelasan pelanggaran, jumlah pelanggaran dalam satu kategori, jumlah pelanggaran keseluruhan dan saldo poin baru siswa akan nampak. Lalu disimpan, maka data pelanggaran siswa tersebut akan tercatat dalam database yang bisa dicetak dalam bentuk laporan maupun dalam bentuk lembaran nota. Data bisa dieksport ke Ms Excel. Jika di komputer/laptop tersebut dipasang modem diperuntukkan sms gatewai, maka akan otomasi sms data pelanggaran ke siswa, wali kelas dan orang tua.

Contoh SMS:

+6285646585000
SMKN1KotaAnda
11-01-2016 11:11:01

01189/00081.064
Aditya Annan

P1.1
Datang terlambat dari

P1.1X
Diberi peringatan oleh
Poin:5
Saldo Poin:5

Jika nomor HP siswa, wali kelas, orang tua terdata di database, maka sms tersebut dikirim 3 kali ke masing-masing pihak tersebut.
CEK SALDO POIN
Siswa, orang tua, wali kelas atau siapapun bisa dengan mudah cek saldo poin siswa cukup dengan sms ke nomor hp server tata tertib. Formatnya adalah:

CEKPOIN#noinduk
atau
POIN#noinduk
Misal, seseorang menginginkan mengetahui saldo poin dengan nomor induk: 01202/00094.064
Maka sms-nya kami definisikan sebagai berikut: cekpoin#01202/00094.064 atau poin#01202/00094.064
Contoh balasan sms-nya kami definisikan sebagai berikut:

+6285646585000
SMKN 1KotaAnda
11-01-2016 11:38:18

NIS: 01202/00094.064
Nama: AUDY CHOIRUZ ZAMANI
Saldo Poin: 5

Link download: http://indoaplikasi.com/software/software-tata-tertib-sekolah-(tatib-1a).zip
Link informasi produk: http://indoaplikasi.com/software-tata-tertib-sekolah-(tatib-1a).php




VIDEO SOFTWARE TATA TERTIB SMP























































Free Download gratis software tata tertib smp program aplikasi database versi trial percobaan belum full version bukan bajakan crack patch keygen hack sniffing bobol jebol kode aktivasi serial number.
Artinya begini:
software tata tertib smp yang kami sediakan bisa didownload versi trialnya secara gratis tanpa kami kenakan biaya.
Versi trial software tata tertib smp hanya untuk percobaan apakah menu yang ada sesuai apa tidak dengan kebutuhan.
Jika dirasa cocok maka untuk menggunakan software tata tertib smp harus membeli lisensi sesuai harga yang ditetapkan.
Tidak diperkenankan menggunakan versi bajakan software tata tertib smp baik itu bobol kode aktivasi software tata tertib smp, jebol kode aktivasi software tata tertib smp, crack software tata tertib smp atau cracking software tata tertib smp, hack software tata tertib smp atau hacking software tata tertib smp, sniffing software tata tertib smp, unpack, ollydebug reverse enginering, keygen software tata tertib smp.
Jadi untuk mencoba software tata tertib smp bisa download gratis, untuk menggunakan harus membeli lisensi.



















TATA TERTIB DAN KEDISIPLINAN DALAM PENGEMBANGAN BUDAYA DAN IKLIM SMP
Tata Tertib dan kedisiplinan sangat penting artinya dalam mewujudkan budaya dan iklim smp yang kondusif melalui penciptaan kedisiplinan belajar. Penelitian Moedjiarto (1990) mengungkapkan bahwa karakteristik tata tertib dan kebijakan disiplin smp memiliki hubungan yang signifikan dengan prestasi akademik siswa. Pada dasarnya tata tertib dan disiplin merupakan harapan yang dinyatakan secara eksplisit yang mengandung peraturan tertulis mengenai perilaku siswa yang bisa diterima, prosedur disiplin, dan sanksisanksinya (ESCN, 1987 seperti dikutip oleh Moedjiarto, 1990). Witte dan Walsh (1990) mengemukakan dua dimensi penting kedisiplinan yang dilaksanakan dalam smp efektif, yaitu: (1) persetujuan kepala smp dan guru terhadap kebijakan disiplin smp, dan (2) dukungan yang diberkan kepada guru bilamana mereka melaksanakan peraturan disiplin smp.

Disiplin sebenarnya bukan hanya sekedar aturan yang harus ditaati diperuntukkan merubah perilaku siswa di smp dan bukan sekedar sarana yang dipergunakan diperuntukkan mencapai tujuan, tetapi lebih dari itu diperuntukkan membentuk mental disiplin kepada siswa. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menciptakan kondisi smp yang bisa membuat semua personil smp diperuntukkan taat dan patuh secara sadar diperuntukkan mengikuti tata tertib yang ada dismp tersebut. Misalnya tata tertib diperuntukkan masuk smp jam 07.0007.15. San bila melewati jam tersebut pintu gerbang smp ditutup rapat, siapapun tidak diperbolehkan diperuntukkan masuk ke lingkungan smp andaikan saja terlambat, kecuali tamu yang akan berkunjung kesmp atau ada hal lain yang mendesak sehingga pintu gerbang smp bisa dibuka. Aturan itu harus konsisten dilaksanakan dan diberlakukan kepada semua personil smp termasuk guru, staf dan kepala smp. Indikatorindikator yang perlu diperhatikan dalam menegakkan tata tertib dan kedisiplinan terdiri dari tiga kegiatan pokok, ialah merupakan penyusunan tata tertib, sosialisasi tata tertib, dan penegakan tata tertib.
A. Penyusunan Tata Tertib
Beberapa pedoman umum dalam menyusun tata tertib smp dikemukakan sebagai berikut.
Penyusunan tata tertib melibatkan atau mengakomodasi aspirasi siswa dan aspirasi orangtua siswa yang dianggap sesuai dengan visi dan misi smp.
Semua aturan disiplin dan tatatertib yang berkaitan dengan apa yang dikehendaki, dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan beserta sanksi atas pelanggarannya, merupakan hasil kompromi semua pihak (siswa, orangtua, guru, guru pembimbing, dan kepala smp).
Penyusunan tata tertib harus didasarkan pada komitmen yang kuat antara semua unsur dan komponen smp dan konsisten dengan peraturan dan tata tertib yang berlaku.
Tata Tertib smp hendaknya tetap memberi ruang diperuntukkan pengembangan kreativitas warga smp dalam mengespresikan diri dan mengembangkan potensi dan kompetensi yang dimilikinya. Jika perlu dirancang satu hari tertentu di mana pada hari itu siswa diberikan kesempatan diperuntukkan berkreasi atau memberi saran kepada guru, pegawai dan kepala smp dalam rangka pengembangan smp.
Tata Tertib smp jangan hanya dirancang berupa konsep yang harus dipatuhi oleh warga smp dengan sanksi yang sangat jelas yang bisa membuat aturan menjadi kaku, tetapi bagaimana mengkondisikan smp yang bisa membuat orang diperuntukkan tidak melakukan pelanggaran.
Tata Tertib yang ada jangan sampai hanya dilakukan diperuntukkan menertibkan warga smp dari segi nyata saja, tetapi juga diperuntukkan membentuk mental disiplin agar disiplin yang terjadi bukan kedisiplinan semu yang dilakukan karena takut menerima sanksi, tetapi lebih kepada kesadaran bahwa tata tertib itu memiliki nilai kebenaran sehingga perlu diperuntukkan ditaati.
Aturan disiplin dan tata tertib beserta sanksisanksinya terutama diarahkan diperuntukkan membangun budaya perilaku positif dan sikap disiplin di kalangan siswa (selfdicipline) dan warga smp lainnya. Di SD, sasaran seperti ini bisa diintegrasikan dalam mata pelajaran pembiasaan pada kelaskelas awal.
Aturan disiplin dan tata tertib beserta sanksisanksinya hendaknya tetap memberi ruang bagi berkembangnya kreativitas dan sikap kritis warga smp. Untuk siswa misalnya, perlu ada kesepakatan mengenai batas wajar tentang perilaku yang bisa dikategorikan nakal atau melanggar tata tertib.
Format penyusunan aturan disiplin dan tata tertib bisa dirancang dalam berbagai bentuk. Contoh model yang bisa dipergunakan diperuntukkan siswa kami definisikan model penambahan skor dan pengurangan skor:
§ Model penambahan skor. Dalam model ini, ditetapkan skor denda maksimum, misalnya 100 poin, sebagai batas toleransi. Siswa yang mencapai skor 100 akan terancam dikeluarkan dari smp.
§ Model pengurangan skor. Dalam model ini setiap siswa diberi skor modal awal, misalnya 100 poin. Setiap pelanggaran akan berakibat pengurangan skor, dan siswa yang mencapai skor nihil akan terancam dikeluarkan dari smp.
Dalam model seperti yang disebutkan di atas, yang perlu diperhatikan ialah merupakan konsekuensi yang muncul dari setiap penambahan dan/atau pengurangan skor. Jangan sampai, mental disiplin yang menginginkan ditanamkan menjadi hilang karena terlalu fokus pada skor yang ada.
Aturan disiplin dan tata tertib beserta sanksisanksinya dirancang dalam bentuk tertulis dan disahkan oleh kepala smp, agar semua pihak mengetahui dan memahami setiap butir aturan disiplin tersebut.
Selain peraturan tentang pemberian sanksi, smp juga bisa membuat peraturan tentang pemberian penghargaan kepada warga smp diperuntukkan memotivasi mereka mentaati disiplin dan tata tertib smp.
B. Sosialisasi Tata Tertib
Pelaksanaan tata tertib smp sangat tergantung pada pemahaman pihakpihak terkait terhadap tata tertib yang disusun. Karena itu sosialisasi tata tertib perlu dilakukan diperuntukkan memastikan bahwa semua pihak memahami dengan baik isi tata tertib tersebut. Beberapa hal yang perlu dilakukan dalam melaksanakan sosialisasi tata tertib dikemukakan berikut ini.
Aturan disiplin dan tata tertib yang telah disusun, disepakati dan disahkan kepala smp hendaknya disosialisasikan secara berkelanjutan kepada seluruh warga smp, dalam hal ini siswa, guru, orangtua siswa, pegawai, dan pengurus komite smp. Smp perlu memastikan bahwa mereka memiliki pemahaman yang sama tentang butirbutir tata tertib yang telah disepakati dan disahkan tersebut. Sosialisasi diperuntukkan orang tua siswa dan pengurus komite smp bisa dilakukan dengan cara mengirimkan tata tertib yang telah dirancang dalam bentuk tertulis kepada mereka.
Butirbutir tata tertib smp bisa dirancang dalam bentuk poster afirmasi yang dipajang di majalah dinding smp dan/atau lokasilokasi strategis di lingkungan smp agar bisa senantiasa dilihat, dibaca dan dipahami oleh seluruh warga smp.
C. Penegakan Tata Tertib
Kegiatan terpenting dalam menguji efektivitas tata tertib ialah merupakan pada pelaksanaannya. Di sini terkait dengan sejauh mana upaya pihak smp dalam menegakkan tata tertib yang telah disusun. Sebab betapapun baiknya tata tertib tapi andaikan saja tidak ditegakkan secara konsekuen maka tidak akan banyak artinya dalam pengembangan budaya dan iklim smp. Beberapa pertimbangan dalam penegakan tata tertib dikemukakan berikut ini.
Disiplin dan tata tertib smp berlaku diperuntukkan semua unsur yang ada dismp tidak terkecuali kepala smp ataupun guru dan staf harus patuh dan taat pada peraturan smp yang berlaku dan menjadi komitmen yang kuat dan mengikat.
Sikap, perilaku, dan tindakan kepala smp, guru, dan warga smp lainnya, hendaknya menjadi model dan teladan bagi penegakan perilaku tertib dan disiplin di smp.
Memberikan penghargaan sebagai teladan kepada guru, siswa dan staf yang tidak pernah melakukan pelanggaran selama kurun waktu tertentu dan diumumkan secara aklamasi pada saat pelaksanaan upacara.
Penegakan disiplin dilakukan secara bertahap kepada semua unsur yang ada dismp mulai dari peringatan, teguran, percobaan, penundaan, demosi dan PHK atau dikeluarkan sampai masalah itu terpecahkan atau dihilangkan.
Terhadap pelanggaranpelanggaran, dengan cepat dilakukan tindakan kedisiplinan.
Penegakan tata tertib terutama difokuskan pada upaya membantu siswa dan semua warga smp diperuntukkan menyesuaikan diri dengan setiap butir dalam aturan tatatertib tersebut.
Penjatuhan hukuman (eksekusi) atas pelanggaran tatatertib hendaknya disertai dengan penjelasan mengenai alasan dan maksud positif dari pengambilan tindakan tersebut. Siswa yang menerima sanksi harus dibantu memahami dan menerima bentuk sanksi tersebut sebagai bentuk intervensi bagi kebaikan yang bersangkutan.
Sanksi penegakan tatatertib smp dilakukan kepala smp atau wakil kepala smp urusan kesiswaan. Demi efektitas layanan BK di smp guru pembimbing diharapkan tidak ditugaskan diperuntukkan pemberian sanksi terhadap siswa.
Penegakan tatatertib merupakan bagian dan terintegrasi dengan upaya membangun budaya perilaku etik dan sikap disiplin, baik di lingkungan internal smp maupun di lingkungan luar smp.
Ada konsistensi/kesepakatan di antara para guru dan kepala smp mengenai prosedurprosedur dan bentuk hukuman bagi siswa pelannggar disiplin dan tata tertib,
Eksekusi terhadap pelanggar tatatertib berat, khususnya yang berkonsekuensi skorsing atau pemecatan, ditetapkan melalui pertemuan konferensi kasus (caseconference) yang diikuti oleh kepala sekolah, guru, konselor smp, pengurus OSIS, dan wakil komite smp.
Eksekusi terhadap pelanggar tatatertib berat yang berkonsekuensi skorsing atau pemecatan dilakukan oleh kepala smp setelah semua upaya persuasi diperuntukkan perbaikan perilaku telah dilakukan secara maksimal.
Penghargaan bisa diberikan kepada warga smp dalam rangka penegakan tata tertib smp seperti pemberian reward kepada mereka yang tidak pernah melakukan pelanggaran selama tiga bulan, satu semester sampai satu tahun.
Orangtua siswa perlu diberikan pemhamanan tentang kebijakana smp tentang kedisiplinan agar orang tua merasa dihargai dan dilibatkan sehingga bisa memberikan dukungan terhadap dukungan pelaksanaan tata tertib smp.

SOFTWARE TATA TERTIB SMP

Share:

Post a Comment

Facebook
Blogger

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Us

About Us

Advertisment

Like Us

© Aplikasi Tata Tertib Termurah All rights reserved | Theme Designed by Seo Blogger Templates Published.. Blogger Templates